Techno

Bikin Bangga Indonesia! Ini 5 Seniman Muda Tanah Air yang Go International

Indonesia memiliki segudang nama seniman hebat sejak dulu. Nama nama seperti Affandi, Basuki Abdullah, Raden Saleh, Delsy Syamsumar, hingga Barli Sasmitawinata tak hanya menggema di dalam negeri, tetapi juga hingga ke mancanegara. Hingga kini, tanah air tak kehabisan generasi seniman muda yang membanggakan melalui berbagai hasil karya seni, terutama seni rupa. Karya karya seni tersebut mampu berjalan beriringan dengan kemajuan teknologi, bahkan memadukan karyanya dengan teknologi. Berikut beberapa seniman muda Indonesia yang berhasil go internasional lewat karya karya yang dihasilkan.

Bagi seniman muda asal Bandung ini, menjadi seniman adalah panggilan jiwa. Menyandang nama “Pelukis Tawa”, Naufal menerjemahkan makna tertawa ke dalam warna warna dan gradasi ekspresi pada karyanya yang mengandung unsur humor dan komedi. Ia juga kerap menggabungkan kata ‘ha ha’ dalam lukisannya. Pemuda lulusan Lasalle College of the Arts, Singapura ini telah mengikuti berbagai pameran karya seni dan sukses menggelar pameran solo perdananya pada Januari 2018 lalu di Galeri Art Porters, Singapura, yang bertajuk “Is This Fate”. Selain itu, karya karya Naufal juga telah diboyong pulang oleh kolektor seni dari berbagai negara seperti Singapura, Spanyol, Perancis, hingga Afrika Selatan. Keren, kan?

Karya karya Roby Dwi Antono telah dipamerkan di berbagai pagelaran seni bergengsi, seperti ART Stage di Singapore, Art Fair di Tokyo hingga Art Philippine. Bahkan, terbaru, empat karya lukisan seniman muda asal Semarang ini terpilih mewakili galeri asal Tokyo, Nanzuka Underground di pameran seni Art Basel Hong Kong: Live. Lewat karya karya lukisannya, Roby selalu menyisipkan cerita tentang keluarganya. Selain itu, tak jarang karya lukisan Roby juga menstimulasi interpretasi penikmatnya, sebab lukisannya mengusung gabungan gaya Renaisans dengan surealisme pop, namun tetap mengandung unsur drama dan melankolis. Pengguna instagram tentu tidak asing dengan stiker #kindcomments. Salah satu stiker berbentuk hati dengan warna yang begitu eye catching tersebut merupakan karya dari Diela Maharanie. Diela memiliki signature style , yakni penggunaan warna warna cerah dan gabungan pola acak.

Tak hanya itu, sebagai ilustrator, Diela juga kerap berkolaborasi dengan berbagai brand besar seperti Bioderma, Adidas, dan Cotton Ink. Di skala internasional, karya Diela juga pernah terpilih untuk ajang pameran South East South West (SESW) di Austin, Amerika Serikat, tahun 2010 lalu. Diela juga telah mengikuti pameran dengan 13 ilustrator dunia di Paris, Marseille, dan Toulouse. Sudah nonton Film Frozen II? Ternyata, seniman asal Indonesia menjadi salah satu orang yang terlibat di dalamnya, lho! Griselda Sastrawinata yang didapuk sebagai Visual Development Artist secara khusus berperan menggarap kostum desain karakter Anna.

Tak hanya karakter Anna, sebelumnya Griselda juga sudah pernah mengerjakan kostum desain untuk sejumlah karakter dalam film film animasi lainnya seperti Me and My Shadow, Dragons 2, Guardians, Kung Fu Panda: Secrets of the Master, Shrek DVD, Shrek Forever After, Moana , dan masih banyak lagi. Hebat ya! Darbotz merupakan seniman mural Indonesia yang mengukir karier seninya hingga dikenal dunia. Salah satu karya gigantiknya yang menampilkan karakter khasnya yaitu Monster Ball, yang hingga kini menghiasi berbagai sudut jalanan kota, galeri galeri seni, ruang publik, tembok hotel ternama ibu kota, hingga desain baju dan sepatu. Hanya dengan menggunakan warna sederhana dalam karyanya, yakni hitam putih dan pemberian sedikit penekanan pada warna lain, karyanya mampu mencuri perhatian setiap mata yang lewat.

Bahkan, tak hanya menghiasi tembok dan instalasi seni, kini karya mural khas Darbotz juga hadir pada case belakang dari smartphone canggih OPPO Reno6 Series. Lewat OPPO Reno6 Series X Darbotz, desain ukiran khusus ini sebagai bukti bahwa seni dan teknologi dapat selalu berkolaborasi menjadi sebuah karya seni baru yang inovatif. Mengangkat tema #ForgottenEmotion, bundling OPPO Reno6 Series X Darbotz Limited Edition ini mempersembahkan unit smartphone OPPO Reno6 Series, OPPO Enco X White, dan merchandise khusus yang digrafir karya seni Darbotz.

Darbotz mengungkapkan, Forgotten Emotion adalah kumpulan emosi emosi manusia yang saat ini tertahan, terlupakan, menjadi asing karena aktivitas tertentu yang tak lagi dilakukan sebagai dampak situasi pandemi. “Dulu biasa beraktivitas outdoor untuk menggambar dengan merasakan hiruk pikuknya kehidupan kota besar, sekarang lebih sepi dan jarang keluar rumah. Emosi emosi terlupakan ini saya tuangkan dalam artwork grafiti di OPPO Reno6 Series dan OPPO Enco X sebagai inspirasi bagi generasi muda bahwa pandemi tetap membuat kita mampu bercerita dalam karya,” jelas Darbotz. Dan dikembangkan dengan desain stylish, trendy ,dan dilengkapi teknologi canggih dengan fitur fitur terdepan di industri smartphone , termasuk inovasi kecanggihan kamera AI yang hadirkan videografi kelas profesional, mulai dari fitur Bokeh Flare Portrait Video, Potrait Beautification Video hingga AI Highlight Video.

Selain itu, untuk memberikan pengalaman gaming yang maksimal, OPPO Reno6 Series juga dilengkapi dengan sejumlah fitur pendukung seperti Game Focus Mode, Quick Startup, serta Hyperboost. Hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 900 yang akan memberi kenyamanan baik untuk aktivitas profesional maupun gaming. OPPO Reno6 5G memiliki kapasitas RAM 8 GB dan ROM 128 GB, serta baterai 4300 mAh 65W SuperVOOC 2.0 yang mampu mengisi daya 100% hanya dalam 28 menit. Tak mau ketinggalan, untuk menikmati performa tinggi, OPPO membekali smartphone dengan Snapdragon 870 5G, berkapasitas RAM 12 GB dan ROM 256 GB, serta baterai 4500 mAh 65W SuperVOOC 2.0 yang dapat mengisi daya penuh dalam 31 menit.

Chief Creative Officer OPPO Indonesia, Patrick Owen, menjelaskan, OPPO Reno6 Series X Darbotz adalah kolaborasi trendi nan artistik yang diharapkan mampu merangkul generasi muda, pencinta seni, maupun penggemar audio untuk membangkitkan emosi dan mengekspresikan diri mereka. “Kami sangat bangga dapat kembali bekerja sama dengan Darbotz, seorang seniman grafiti terkemuka, yang telah memvisualisasikan #ForgottenEmotion atau emosi emosi yang saat ini mungkin telah terlupakan karena pandemi menjadi sebuah mahakarya dalam unit OPPO Reno6 Series dan OPPO Enco X,” ujar Patrick. Tak hanya dimotori spesifikasi mumpuni, OPPO Reno6 Series Darbotz Edition ini begitu artistik dan akan membuat penggunanya tampil berbeda.

Tentu, akan sayang jika kamu kelewatan untuk memilikinya. Apalagi, OPPO menawarkan tiga pilihan bundling untuk OPPO Reno6 Series X Darbotz yang begitu menggiurkan, yaitu: 1. 1 unit OPPO Reno6 dan 1 unit OPPO Enco X dengan harga Rp 5.199.000,00 2. 1 unit , 1 unit OPPO Enco X, beserta merchandise Artwork dan Tumbler 9oz dengan harga Rp 7.999.000,00

3. 1 unit , 1 unit OPPO Enco X, beserta merchandise Artwork dan Tumbler 16oz dengan harga Rp 10.999.000,00 Ketiga pilihan bundling limited edition ini bisa kamu dapatkan mulai 30 September 2021 di OPPO Gallery dengan cashback Rp500.000 menggunakan kartu kredit BCA. Tak hanya di OPPO Gallery, kamu juga bisa memesan bundling eksklusif ini di dengan cashback hingga Rp750,000,00 menggunakan kartu kredit Citibank, Digibank dan KB Bukopin. Selain itu, kamu juga dapat memesan secara online melalui OPPO Store yang tersedia dalam setiap smartphone OPPO.

Kapan lagi bisa punya smartphone canggih dengan visual artsy ala mural Darbotz? Ketimbang menyesal, yuk bawa pulang OPPO Reno6 Series X Darbotz sekarang juga!

Leave a Reply

Your email address will not be published.